Pengertian dan Contoh Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas

.
.
Pengertian dan contoh kalimat utama dan penjelas - Ketika membahas tentang paragraf, Anda pasti pernah mendengar kalimat utama dan kalimat penjelas. Lantas, apakah yang dimaksud dengan kedua jenis kalimat ini di dalam paragraf ?

Secara garis besar, kalimat utama dan kalimat penjelas adalah kalimat – kalimat yang menyusun atau membentuk satu kesatuan paragraf. Oleh karena itu, di dalam sebuah paragraf pasti ditemukan kalimat utama dan kalimat penjelas. 

Nah, sekarang bagaimanakah cara mengidentifikasi mana yang merupakan kalimat utama dan penjelas di dalam paragraf ? Untuk mengetahui itu semua, marilah kita pelajari pengertian kalimat utama dan penjelas berikut ini.


Kalimat Utama

Kalimat utama adalah kalimat yang mengandung gagasan utama sebuah paragraf. Dengan kata lain, kalimat inilah yang mengutarakan atau menyampaikan topik yang akan dibahas dalam sebuah paragraf. Sebuah paragraf memiliki satu atau dua buah kalimat utama yang terletak di bagian awal, akhir, atau keduanya di dalam sebuah paragraf. 

Paragraf yang kalimat utamanya terletak di bagian awal paragraf disebut dengan paragraf deduktif. Sementara itu, paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir disebut dengan paragraf induktif, sedangkan paragraf yang memiliki dua buah kalimat utama yang terletak dibagian awal dan akhir adalah paragraf campuran. Paragraf - paragraf tersebut bisa dipelajari di sini Paragraf deduktif, induktif, dan campuran

Ciri – ciri kalimat utama
  1. Terletak di bagian awal, akhir, maupun di keduanya. 
  2. Kalimat utama bersifat general atau umum sehingga bisa dikembangkan kembali.
  3. Kalimat utama dapat berdiri sendiri dan merupakan satu kesatuan kalimat, biasanya tanpa konjungsi.
  4. Kalimat utama pada bagian akhir paragraf, biasanya diikuti dengan kata – kata, seperti oleh karena itu, oleh sebab itu, jadi, dengan demikian, dan lain – lain.
Contoh – contoh kalimat utama
  1. Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
  2. Dengan demikian, buah apel sangat bermanfaat bagi penderita kanker. 
  3. Berolahraga yang teratur membuat tubuh menjadi segar dan bugar.
  4. Bunga mawar merupakan idola bagi para pencinta tanaman hias.
  5. Oleh karena itu, pendidikan sangat penting bagi manusia.
Kalimat Penjelas

Kalimat penjelas di dalam sebuah paragraf juga disebut dengan kalimat pendukung. Hal ini dikarenakan kalimat – kalimat ini mendukung apa yang dituliskan dalam kalimat utama. Kalimat ini berisi uraian, penjelasan, bukti, data, maupun statement – statement yang mendukung kalimat utama.

Ciri – ciri kalimat penjelas
  1. Kalimat ini bersifat khusus, sehingga tidak bisa dikembangkan lagi.
  2. Kalimat penjelas biasanya berupa contoh, data, maupun pernyataan – pernyataan.
  3. Kalimat penjelas tidak bisa berdiri sendiri, sehingga memerlukan konjungsi.
  4. Kalimat penjelas terkandung sangat banyak daripada kalimat utama di dalam sebuah paragraf. 

Contoh – contoh kalimat penjelas.
  1. Nikotin yang terkandung di dalam rokok menyebabkan kanker pada paru – paru.
  2. Buah apel akan mengeluarkan senyawa yang akan membunuh sel – sel kanker.
  3. Ketika berolahraga, tubuh kita akan mengalami proses metabolisme sehingga menghasilkan energi yang besar.
  4. Hal ini dikarenakan bunga mawar memiliki warna dan wangi yang sangat khas.
  5. Dengan pendidikan, manusia bisa terangkat derajatnya di dunia ini. 

Contoh kalimat utama dan kalimat penjelas di dalam sebuah paragraf

Paragraf deduktif

Game bisa melatih kecerdasan anak – anak. Menurut hasil dari beberapa penelitian, anak – anak yang senang bermain game, terutama game – game strategi memiliki kecerdasan yang lebih tinggi jika dibandingkan anak – anak biasa. Hal ini dikarenakan game bisa melatih sensor motorik anak – anak sehingga bisa mengoptimalkan sistem kerja otak kiri yang merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ). Jika otak kiri mereka berkembang dengan baik, maka mereka akan menjadi cerdas dan mudah dalam menganalisa suatu permasalahan.

Kalimat utama   : Game bisa melatih kecerdasan anak – anak.
Gagasan utama  : Game membuat anak – anak menjadi pintar.
Kalimat penjelas : Semua kalimat di atas yang tidak bercetak miring.
  
Paragraf induktif

Energi yang didapatkan dari sarapan digunakan oleh anak – anak untuk menjalani aktivitasnya di sekolah. Dengan begitu, mereka menjadi lebih aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Disamping itu, sarapan juga bisa menjaga konsentrasi mereka, sehingga mereka bisa mengerti pelajaran yang diajarkan oleh guru – guru di sekolah. Pada umumnya, anak – anak yang tidak sarapan akan kekurangan energi dan menjadi pasif sehingga menyebabkan mereka mengantuk saat jam pelajaran berlangsung. Oleh karena itu, makan pagi sangat penting bagi anak – anak.

Kalimat utama    : Oleh karena itu, makan pagi sangat penting bagi anak – anak.
Gagasan utama   : Sarapan baik buat anak – anak.
Kalimat penjelas : Semua kalimat di atas yang tidak bercetak miring.

Paragraf campuran

Kekeringan menyebabkan petani harus menelan pil kekecewaan. Hal ini dikarenakan padi yang mereka tanam tidak mendapatkan air sedikitpun karena mengeringnya irigasi mereka. Kemarau yang berlangsung sangat lama ini telah membuat sumber – sumber mata air menghilang, sehingga tidak bisa mengairi persawahan. Tidak hanya itu, kekeringan juga membuat permukaan tanah menjadi retak. Kondisi ini turut memperparah keadaan, sehingga padi mereka mati dan tidak bisa dipanen. Oleh karena itu, petani merugi akibat kemarau yang berlangsung ini.    

Kalimat utama   : Kekeringan menyebabkan petani harus menelan pil kekecewaan
Kalimat utama   : Oleh karena itu, petani merugi akibat kemarau yang berlangsung ini.    
Gagasan utama  : Petani mengalami gagal panen akibat kemarau.
Kalimat penjelas : Semua kalimat di atas yang tidak bercetak tebal.




Pengertian dan Contoh Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas | aria nugraha | 5