35 Contoh Kalimat Majas Metafora dan Pembahasan Lengkap

.
.
35 Contoh Kalimat Majas Metafora dan Pembahasan Lengkap - Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan majas metafora ? Karena materi majas telah diberikan di bangku SMP dan SMA dan blog ini juga telah membahas macam - macam majas pada artikel majas sebelumnya. Namun, untuk merefresh kembali pikiran Anda, berikut ini adalah pengertian, perbedaan, dan contoh – contoh kalimat majas metafora.

Definisi Majas Metafora


Majas metafora adalah salah satu bentuk dari jenis majas perbandingan. Majas metafora sendiri adalah gaya bahasa yang membandingkan suatu benda dengan benda lainnya yang memiliki kesamaan. Dengan kata lain, majas metafora memberi keragaman bahasa dengan cara meyimbolkan suatu bentuk atau hal dengan bentuk atau hal lain yang dianggap sama.

Majas metafora sering sekali kita temukan di berbagai karya – karya sastra, seperti lagu, puisi, pantun, novel, dan masih banyak lagi. Tentu saja penggunaan majas ini adalah untuk memperindah atau mempercantik kalimat tersebut.

Contoh :

Kalimat sebelum mendapat majas metafora

Matahari bersinar dengan sangat terik.

Kalimat setelah mendapatkan majas metafora

Sang Raja Siang mengeluarkan amarahnya. 

Perhatikanlah kalimat di atas, diantara kalimat – kalimat tersebut, manakah yang terdengar lebih puitis dan indah ? Tentu saja kalimat nomor 2, bukan ? Hal ini bisa terjadi karena penggunaan majas metafora yang menggantikan kata matahari dengan Sang Raja Siang. Penyimbolan matahari dengan Raja Siang tidak dilakukan dengan asal – asalan. Melainkan dipilih karena terdapat kesamaan diantara kedua kata tersebut, yaitu sama – sama penguasa siang, tidak termasuk tuhan tentunya.  

Sedangkan, pada kalimat nomor pertama terdengar biasa dan tidak memiliki nilai – nilai keindahan apapun, sehingga kalimat tersebut tidak termasuk ke dalam sastra, melainkan kalimat biasa. Hal ini dikarenakan, sifat sastra itu sendiri yang memiliki nilai – nilai estetika, sehingga mengharuskan penggunaan majas atau gaya bahasa pada penulisannya.

Perbedaan Majas Metafora dan Majas Simile


Sekilas majas metafora memiliki kesamaan dengan majas simile. Keduanya menggunakan simbol untuk menggantikan bentuk atau hal lain. Namun, jika diperhatikan kedua majas ini memiliki perbedaan, yakni majas simile menggunakan kata – kata pembanding seperti bagaikan, laksana, dan, seperti. Sedangkan, pada majas metafora simbol tersebut langsung digunakan baik sebagai objek maupun subjek.

Contoh :

Andi bagaikan kancil yang pintar. (Majas Simile)
Andi memang si kancil yang pintar. (Majas Metafora)   

Contoh – Contoh Kalimat Majas Metafora 


Setelah membaca pengertian tentang majas metafora di atas, tentunya Anda sudah mengerti dengan majas metafora ini. Nah, agar Anda lebih yakin berikut ini adalah contoh – contoh kalimat dengan majas metafora.

  1. Andi tidak pernah dimarahi oleh bapaknya karena dia adalah anak emas di keluarganya. 
  2. Si Lintah Darat itu mendapatkan azab yang sangat pedih sebelum dia meninggal dunia.
  3. Ayo lekas berangkat! Sang penguasa waktu tidak akan menunggu kita.
  4. Malam ini Dewi malam tidak menampakkan dirinya.
  5. Si jago merah telah menghabiskan puluhan rumah dan toko dalam waktu semalam.
  6. Bu Aisyah telah mengabdi sebagai pahlawan tanpa tanda jasa selama 10 tahun.
  7. Sampah masyarakat itu sangat dibenci karena bertindak sewenang – wenang kepada semua orang.
  8. Janganlah membuang jendela ilmu itu, lebih baik memberikan kepada orang yang ingin membacanya.
  9. Para tikus yang berada di Senayan mulai kebakaran jenggot karena salah satu temannya tertangkap.
  10. Ibu membawa buah tangan setelah pulang dari liburannya di Bali.
  11. Sudah sekian lama pasangan itu menantikan hadirnya si buah hati.
  12. Soepriyadi gugur di pertempuran itu sebagai bunga bangsa.
  13. Aku meminjam buku ini di gudang ilmu yang ada di sekolahku.
  14. Tidak ada yang boleh meminjam buku milik si kutu buku itu.
  15. Shinta sangatlah pandai sehingga dia menjadi bintang kelas di sekolahnya.
  16. Si kutu loncat itu selalu berpindah -  pindah kelompok.
  17. Si kucing beranak itu tidak bisa diam dari tempat duduknya.
  18. Jangan sekali – sekali menyentuh pil setan, apalagi mengkonsumsinya.
  19. Rumah itu digerebek oleh polisi karena dicurigai sebagai tempat produksi minuman neraka.
  20. Sudah berapa banyak lelaki yang datang untuk melamar si bunga desa itu.
  21. Kelakuan buruknya menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.
  22. Si kalong itu sering tertidur di kelasnya. 
  23. Janganlah menebang paru – paru dunia, apalagi menghabiskannya.
  24. Peperangan di timur tengah disebabkan oleh perebutan emas hitam.
  25. Ayah memberikan ibu logam mulia. 
  26. Si bintang lapangan itu menjadi pemain terbaik di pertandingan semalam.
  27. Para begal mendekam di rumah pesakitan untuk waktu yang lama.
  28. Akibat perbuatannya, dia ditarik ke meja hijau.
  29. Para pecinta alam itu senang mendaki penyangga – penyangga langit yang tinggi.
  30. Si ayam jago dari timur menantang para penjajah belanda.
  31. Tidak ada yang mempercayai si buaya darat itu.
  32. Air mata buayamu itu tidak akan meluluhkan hati ini.
  33. Sudah lama aku tidak menemukan belahan jiwaku ini.
  34. Si muka tembok itu selalu berbuat onar.
  35. Dika bertemu dengan tulang rusuknya, kemudian mereka berdua menikah.


Demikianlah pembahasan mengenai penjelasan, perbedaan dan contoh – contoh majas metafora pada tulisan kali ini. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi yang berguna buat Anda. Anda juga bisa melihat Contoh Kalimat Majas Litotes dan Contoh Kalimat Majas Pleonasme di blog ini.   
35 Contoh Kalimat Majas Metafora dan Pembahasan Lengkap | aria nugraha | 5