Cara Menulis Paragraf yang Baik dan Benar serta Contoh

.
.
Syarat – Syarat Paragraf yang baikSobat pasti sudah pernah bahkan sering menulis paragraf, tetapi apakah paragraf yang Sobat susun adalah paragraf yang baik ? Nah, artikel kali ini akan membahasa cara – cara menulis paragraf yang baik dan benar untuk membantu Sobat dalam menulis paragraf menjadi lebih baik. Baiklah, langsung saja kita mulai pembahasannya!

Sebelum masuk ke materi cara menulis paragraf yang baik, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian paragraf. Paragraf adalah kumpulan kalimat yang saling terkait dan mendukung yang memiliki suatu gagasan pokok di dalamnya.

Sedangkan paragraf yang baik adalah paragraf yang ditulis dengan baik dan bisa menyampaikan gagasan utamanya dengan tepat kepada para pembacanya. Namun, bagaimanakah cara menulis paragraf yang baik tersebut? Paragraf yang baik ditulis dengan memperhatikan syarat - syarat paragraf baik. Nah, berikut ini adalah penjelasannya!


Syarat – Syarat Paragraf yang Baik


Sebuah paragraf dapat dikatakan menjadi sebuah paragraf yang baik apabila memiliki bebepa syarat – sayarat sebagai berikut ini!

Completeness 

Completeness berarti lengkap. Suatu pararaf dapat dikatan baik apabila memiliki bagian – bagian yang lengkap. Bagian – bagain suatu paragraf antara lain:

Kalimat utama : 
Kalimat utama adalah kalimat yang mengandung gagasan pokok dan biasanya diletakkan pada bagian awal, akhir maupun keduannya dalam sebuah paragraf.

Kalimat penjelas :
Kalimat penjelas adalah kalimat – kalimat khusus hasil dari pengembangan kalimat utama yang berfungsi untuk medukung kalimat utama tersebut. 

Apabila suatu paragraf tidak memiliki salah satu bagaian di atas maka, paragraf tersebut bukan paragraf yang baik. Namun, meskipun memiliki kedua bagian ini, paragraf juga belum bisa dipastikan paragraf yang baik karena masih ada beberapa indikator lainnya.

Unity

Unity adalah syarat paragraf baik yang berarti kesatuan. Maksud dari kesatuan di dalam paragraf adalah bagian – bagian paragraf seperti kalimat utama, dan kalimat – kalimat penjelas memiliki satu kesatuan. Dengan kata lain, paragraf – paragraf tersebut saling terjalin dan berhubungan. 

Kalimat – kalimat penjelas adalah pengembangan dari kalimat utama sehingga isinya haruslah berkaitan atau memiliki topik yang sama tetapi lebih sempit daripada kalimat utamanya. Oleh karena itu, jika di dalam paragraf tidak ada kesatuan antara kalimat utama dan kalimat penjelas (tidak saling mendukung), maka kalimat tersebut bukanlah kalimat yang baik. 

Coherence 

Coherence berarti padu, jadi paragraf dapat dikatakan baik apabila tersusun secara padu. Paragraf – paragraf yang tersusun secara padu adalah paragraf yang tersusun secara sistematis dan logis. Untuk mewujudkan hal itu, maka penggunaan konjungsi sangat diperlukan. 

Agar paragraf menjadi padu, gunakanlah konjungsi – konjungsi yang sesuai, baik  konjungsi antar kalimat maupun intra kalimat. 


Apabila paragraf sudah memiliki 3 syarat di atas, maka bisa dipastikan paragraf tersebut pasti paragraf yang baik dan bisa menyampaikan gagasan utamanya kepada para pembacanya. 


Contoh Paragraf yang Baik


Pembakaran hutan yang dilakukan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab menimbulkan beberapa kerugian di dalam masyarakat. Hasil dari pembakaran hutan yang berupa kabut asap memenuhi udara – udara sehingga terhirup oleh masyarakat. Akibatnya, banyak masyarakat yang terkena gangguan pernafasaan akibat menghirup racun – racun kabut asap. Selain itu, partikel – partikel asap yang sangat kecil itu akan terbawa oleh angin dan masuk ke dalam sungai, sumur, dan danau sehingga mencemari sumber – sumber air. Akibatnya, tidak ada lagi sumber air bersih yang bisa digunakan oleh warga untuk dikonsumsi. Tidak hanya itu, kabut asap yang sangat tebal menutupi jarak pandang sehingga sangat berbahaya untuk lalu lintas. Akibatnya, banyak warga yang memilih untuk berdiam diri di dalam rumah sehingga menyebabkan macetnya roda perekonomian. 

Paragraf di atas adalah paragraf yang padu mengenai dampak kabut asap. Jika kita perhatikan paragraf tersebut memiliki:

Kelengkapan
Kalimat utama : Pembakaran hutan menimbulkan kerugian
Kalimat penjelas : 1. Menimbulkan penyakit, 2. Mencemari lingkungan, 3. Mengganggu perekonomian

Kesatuan
Kalimat utama dan kalimat – kalimat penjelas pada paragraf tersebut saling mendukung satu sama lain. 

Padu
Paraagraf di atas menggunakan konjungsi – konjungsi yang tepat, sepeti selain itu, akibatnya, tidak hanya itu, dan lain – lain.




Nah Sobat, demikianlah cara - cara menulis paragraf yang baik dengan memperhatikan syarat - syarat paragrag yan baik. Intinya, dalam menulis sebuah paragraf hendaknya memperhatikan syarat -syarat yang berupa completeness, coherence dan unity. 

Sampai di sini perjumpaan kita kali ini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda. Terimakasih telah berkunjung dan sampai jumpa lagi pada artikel - artikel menarik lainnya.
Cara Menulis Paragraf yang Baik dan Benar serta Contoh | aria nugraha | 5