Cerpen Persahabatan Sejati dan Analisis Unsur Intrinsik Ekstrinsik

.
.
Contoh Cerpen tentang Cinta Seorang Sahabat Sejati beserta Analisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya - Hay Sobat, Jumpa lagi dalam artikel kali ini yang akan menyajikan sebuah cerita pendek (cerpen) yang bertemakan persahabatan beserta dengan analisis unsur intrinsik dan ekstrinsiknya. Cerpen ini menceritakan betapa indahnya cinta dari seorang sahabat.

Baiklah, tanpa berlama - lama lagi berikut ini adalah cerpen tentang persahabatan yang berjudul Cinta Teman Terbaik. Selamat membaca !


I. Cerpen

Cinta Teman Terbaik

Udara pagi ini begitu menyejukkan. Membuat pagiku terasa panjang hingga enggan beranjak dari tempatku terpejam. Hari ini hari senin, hari pertamaku masuk kuliah. Terburu-buru aku mandi karena bangun kesiangan. Sesampainya di kampus aku mulai ikut kegiatan kampus, yaitu ospek. Namaku Siska. Aku bahagia karena bisa kuliah di universitas harapanku. Ku mulai hari dengan semangat. Di sini, di kampus ini aku belajar dan mulai mencari teman. Hari pertama ospek terlewati. Teman pun telah ku miliki,  meskipun masih terasa asing dan aneh. Nama temanku Alin. Dia gadis yang manis, tinggi, dan kulitnya sawo matang. Aku tak tau dia baik atau tidak. Awal perkenalan sih baik, tapi tak tahu watak aslinya. Harapanku selalu baik. 

Seminggu masa ospek berlalu. Aku mendapat banyak teman baru. Tapi tak ku lupakan teman pertama kali aku masuk. Yah, Alin masih menjadi dekat. Semakin lama semakin dekat. Hari-hari kami lewati bersama. Mulai dari mengerjakan tugas bareng, jalan-jalan bareng, curhat bareng, mandi pun mungkin bareng meski di tempat berbeda.  

Satu semester telah terlewati, persahabatan kami semakin langgeng. Saling mengerti, memberi perhatian di saat sakit, memberi kejutan di saat ulang tahun, solat bersama, dan mengingatkan di saat lalai tidak mengerjakan solat. Banyak hal yang sudah kami lalui. Banyak kesamaan di antara sikap kami. Ya, sama-sama berparas judes, galak, keras kepala, dan galau soal pacar. Seringnya kami gonta-ganti pacar membuat kami sering mengalami kejombloan. 

Libur semester 2 sudah menanti, aku bersiap untuk pelang ke rumah orang tuaku. Ya, begitulah anak kos, setiap libur selalu pulang. Aku termasuk anak yang sedikit manja. Tidak mau lama jauh dari orang tua. Sekalinya sudah mau dekat libur selalu aku tak pernah melewatkan menghitung kalender untuk pulang. Kuliahku di Palembang dan rumah orang tuaku di Lampung. Butuh waktu berjam-jam sampai ke sana. 

Libur telah tiba, aku menikmati liburanku bersama keluarga. Ya sesekali aku maen dengan teman kecilku dekat rumah.  Kesedihan mulai muncul jikalau masa libur habis. pagi-pagi aku sudah dibangunkan ibuku untuk siap-siap ke stasion pulang ke kosan. Aku murung karena belum rela meninggalkan rumah. Di keretapun aku hanya bosan. Saat akan sampai tiba-tiba aku bertemu dengan teman yang tidak akrab. Aku hanya memberikan senyuman. Setelah sampai aku pun berpisah dengannya. Hari-hari di kos mulai aku lalui. Pagi kuliah, ketemu Alin ngerumpi sambil makan dan tak bosan-bosan. Saat malam aku buka-buka akun sosmed. Gak nyangka ada yang ngechat. Maklum, orang jomblo ada yang ngechat agak seneng. Setelah aku buka.. jeng-jeng... dari orang yang ketemu di kereta. Mulailah dari situ kami ngobrol dan tukeran nomor hp. 

Awal kedekatan kami smsan, telponan. Tak lupa aku ceritakan pada Alin soal itu. belum lama kedekatan itu aku jalan dan.. akhirnya jadian. Senangnya punya pacar baru, ada yang perhatian lebih. Dari situ aku sering diantar jemput kuliah meskipun gak setiap hari. Awal pacaran aku masih sering bersama Alin. Namun, lama-kelamaan aku sering menghabiskan waktu dengan pacar baruku. Kemana-mana selalu sama dia. Makan, main, ke toko buku, belanja hampir setiap hari bersama kecuali pas tidur dan mandi kami tidak bersama. Hal-hal itu membuat persahabatanku dengan Alin renggang. 

Sempat Alin  mengatakan kesahnya karena aku tidak ada waktu bersamanya lagi. Tapi aku tak begitu menghiraukan, aku hanya menjelaskan kalau pacar sedang butuh aku makanya sering bersama pacar dibanding Alin. Tanpa ku sadari Alin juga tengah bersedih, tapi kesanku hanya biasa saja. Tidak terlalu menanggapi. Sampai akhirnya dia sedikit menjauh.  Aku pun tak merasa dan tak peduli, sampai akhirnya aku dan pacarku bertengkar hebat. Permasalahan yang begitu rumit membuat kami puuutuuuss. 

Kesedihan merundungku setiap hari. Makan tak enak, tidur tak nyenyak. Hari-hariku duka. Sampai akhirnya aku mulai mencari-cari sahabatku. Dia sedikit masam melihatku datang dengan sebuah masalah, meskipunaku tahu dia sebenarnya tak rela melihatku bersedih. 

Dukaku semakin mendalam jikalau aku kehilangan sahabat. Di atas tempat tidur hari-hariku lewati tanpa kekasih hati dan sahabat. Kucoba meminta maaf pada Alin. Baik via telpon dan langsung, tapi tak kunjung dia memafkan. Sampai akhirnya aku putus asa, tak makan, tak kuliah. Siang bolong aku tidur, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Aku buka dan kejutan, Alin datang. Tanpa menunggu lama aku memeluknya erat sambil ku katakan maaf. Hujan air mata hari itu. kami pun akur saat itu, Alin pun menjadi malaikat yang dikirim tuhan penghibur lara dan penyembuh luka. Dari situ aku menyesal dan tak akan lagi meninggalkan sahabat hanya untuk pacar. Karena sahabat tidak akan meninggalkan, tetapi pacar akan meninggalkan pacar demi pacar lain. 

***

II. Analisis unsur Intrinsik dan Ekstrinsik

Unsur Intrinsik:

A. Judul: Cinta Teman Terbaik

B. Tema: persahabatan

C. Alur: maju

D. Sudut pandang: tokoh utama pelaku utama, menggunakan kata “aku”

E. Deskripsi Tokoh dan penokohan: 
  1. Alin berparas manis, bertubuh tinggi dan kulitnya sawo matang: baik, pemaaf, 
  2. Siska: baik namun pernah salah langkah karena sempat melupakan sahabat hanya karena orang baru.

F. Latar : 
  1. Waktu: pagi dan siang hari.
  2. Tempat: kost, kampus, stasion, dalam kereta.

G. Amanat : kalau punya teman baru, teman lama jangan dilupakan.


Unsur ekstrinsik:

A. Nilai sosial: saling memberi perhatian di saat sakit

B. Nilai pendidikan: semangat belajar di kampus yang baru

C. Nilai budaya: memberi kejutan saat  ulang tahun

D. Nilai keagamaan: sholat bersama dan saling mengingatkan di saat lalai sholat



Nah Sobat, demikianlah artikel kali ini tentang contoh cerpen persahabatan beserta dengan analisis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Ingat, cerpen adalah prosa baru yang berisi tentang cerita yang dibangun oleh unsur intrinsik dan ekstrinsik. 

Sampai di sini dahulu perjumpaan kita kali ini. Semoga contoh cerpen tentang cinta seorang sahabat beserta dengan unsur intrinsik dan ekstrinsik dapat menjadi bahan referensi yang baik untuk Sobat. Terimakasih telah berkunjung, dan temukan pula puluhan artikel menarik lainnya di dalam blog ini. 
Cerpen Persahabatan Sejati dan Analisis Unsur Intrinsik Ekstrinsik | aria nugraha | 5