Bacalah Analisis Perbedaan Cerpen dan Novel !

.
.
Analisis Perbedaan Novel dan Cerpen Lengkap - Sobat prbahasa, novel dan cerpen adalah contoh dari prosa baru yang isinya menceritakan sebuah kisah hidup seseorang atau tokoh. Meskipun kedua bentuk prosa ini sama – sama berupa cerita, tetapi novel dan cerpen bukanlah dua hal yang sama. Dengan kata lain, novel dan cerpen berbeda. Apakah perbedaan antara novel dan cerpen tersebut ?
 
Sebelum melihat perbedaan – perbedaan antara novel dan cerpen, ada baiknya kita menyamakan persepsi terlebih dahulu mengenai pengertian kedua bentuk prosa ini.
 
Pengertian dari cerpen sendiri adalah sebuah karya sastra yang berbentuk tulisan yang menceritakan sebuah cerita atau kisah yang pendek atau padat. Cerita yang ada di dalam cerpen menyajikan sebuah konflik atau permasalahan yang dihadapi oleh seorang tokoh utama dan bagaimana tokoh utama tersebut menghadapi dan menyelesaikan permasalahannya.

Sementara itu, novel adalah karya sastra yang berbentuk sama dengan cerpen, tetapi memiliki cerita yang lebih luas dan kompleks. Cerita yang disajikan dalam novel pun menceritakan sebagian besar kisah hidup seorang tokoh utama. 
 
Sampai di sini tentunya Sobat sudah mulai mengetahui sedikit mengenai perbedaan antara cerpen dan novel, bukan ? Nah, agar lebih mengerti lagi perbedaan antara cerpen dan novel, berikut ini adalah analisis perbedaan antara cerpen dan novel:
 

Perbedaan Novel dan Cerpen


Untuk melihat perbedaan diantara kedua bentuk prosa ini, marilah kita analisis satu persatu unsur – unsur intrinsik penyusun novel dan cerpen!
 
1. Konflik
 
Konflik merupakan problematika atau suatu permasalahan yang dihadapi oleh tokoh utama di dalam cerita. Ada beberapa macam konflik yang dapat kita temukan, seperti konflik batin, dan konflik fisik. Nah, konflik inilah yang menjadi acuan untuk membedakan antara cerpen dan novel.
 
Cerpen hanya memiliki sebuah konflik di dalam ceritanya, karena cerpen menceritakan sebagian kecil kisah hidup seseorang tokoh utama. Permasalahan yang dihadapi oleh tokoh utama tidak menjalar ke berbagai konflik – konflik kecil. Fokus utama cerita ini adalah bagaimana tokoh utama menyelesaikan atau menghadapi permasalahan tersebut. Pada akhirnya pun konflik ini tidak merubah nasib tokoh utama.
 
Sementara itu, novel memiliki banyak sekali konflik di dalam ceritanya karena menceritakan sebagian besar kisah seorang tokoh. Meskipun ada sebuah konflik utama, tetapi konflik tersebut melahirkan banyak konflik yang lebih kecil dan saling bertautan. Konflik pada novel pada akhirnya membuat nasib tokoh utama menjadi berubah dari sebelumnya.

 
2. Alur
 
Alur adalah bagaimana jalannya cerita tersebut disampaikan.  Ada beberapa jenis alur yang digunakan di dalam berbagai cerpen dan novel, seperti alur maju, campuran, dan alur mundur. Selain konflik, alur juga dapat dijadikan indikator pembeda antara novel dan cerpen.
 
Cerpen menggunakan alur yang sederhana, sehingga mudah diidentifikasi bagian – bagiannya, seperti bagian perkenalan, pemunculan masalah, masalah, dan penyelesaian. Biasanya cerpen menggunakan hanya satu jenis alur, apakah itu alur maju, alur mundur, atau bahkan campuran.

Sementara itu, novel menggunakan alur yang sangat komplek dan kadang tidak mudah ditebak. Kita membutuhkan perhatian yang sangat ekstra untuk memahaminya, terutama novel – novel terbaik yang jalan ceritanya terkadang susah kita prediksi karena selain ada alur utama, muncul pula sub – sub alur yang ditambahkan untuk menambah jalan cerita tersebut.

 
3. Tokoh
 
Tokoh merupakan orang – orang yang terlibat di dalam cerita. Ada tiga jenis tokoh yang muncul di dalam cerita, seperti tokoh antagonis, protagonist, dan tritagonis. Unsur tokoh ini di dalam novel dan cerpen juga berbeda.
 
Pada cerpen, tokoh yang dihadirkan biasanya lebih sedikit, sekitar 4 atau 5 bahkan hanya 1 tokoh. Sementara itu, novel memiliki banyak sekali tokoh yang dihadirkan, sekitar lebih dari 6 bahkan hingga belasan tokoh ada di dalam cerita tersebut.

 
4. Penokohan
 
Penokohan adalah bagaimana seoarng penulis menggambarkan watak atau sifat tokoh tersebut. Ada dua cara penokohan di dalam cerita, yaitu penokohan secara langsung dan tidak langsung. Penyampain watak yang disampaikan secara langsung oleh penulisnya disebut dengan penokohan langsung, sedangkan apabila watak suatu tokoh diselipkan di dalam tindakan atau perilakunya disebut penokohan secara tidak langsung.
 
Pada cerpen, penokohan kebanyakan disampaikan secara langsung dan tidak terlalu bertele – tele. Sedangkan pada novel, penokohan biasanya diselipkan di dalam tindakan atau aksi yang dilakukan oleh tokoh, sehingga kita sendirilah yang harus menentukan bagaimana watak tokoh tersebut.

 
5. Latar atau Setting
 
Latar atau setting adalah bagaimana keadaan suatu cerita tersebut. Ada banya sekali jenis – jenis latar, seperti latar suasana (senang, sedih, sengsara, dll), tempat (rumah, sekolah, dll), dan waktu (sekarang, esok, akan datang, dll.)
 
Pada cerpen latar atau setting yang digunakan lebih sedikit dan sempit, sedangkan pada novel latar dan setting yang digunakan lebih banyak karena banyaknya cerita atau kisah yang diceritakan di dalam novel.

 



Nah, analisis perbedaan cerpen dan novel di atas, tentu sudah membuat Sobat sangat mengerti bagaimana perbedaan antara novel dan cerpen. Setelah ini kita tidak akan keliru lagi dalam menentukan apakah suatu cerita termasuk novel atau cerpen karena kita telah mengetahuinya.

Demikianlah artikel kali ini mengenai analisis perbedaan antara cerpen dan novel lengkap. Intinya cerpen mengisahkan cerita yang pendek dan novel menceritakan kisah yang panjang. Terimakasih telah membaca dan semoga artikel perbedaan antara novel dan cerpen ini bisa menjadi referensi yang baik. Baiklah, sampai jumpa pada artikel menarik lainnya.
Bacalah Analisis Perbedaan Cerpen dan Novel ! | aria nugraha | 5