Cara Membedakan Kalimat Fakta dan Opini Terbaik

.
.
Perbedaan Kalimat Fakta dan Opini Serta Contoh - Kalimat fakta dan opini adalah dua buah kalimat yang sering sekali kita temui dalam kehidupan sehari – hari, baik itu ketika membaca sesuatu maupun mendengar perkataan orang lain. Karena seringnya kita menemukan kedua kalimat tersebut, sering sekali kita mengalami kesalahan dalam membedakan antara kalimat fakta dan opini.
 
Sobat, kalimat fakta dan opini adalah dua hal yang berbeda.
 
Pengertian dari kalimat fakta sendiri adalah kalimat yang sesuai dengan kenyataan. Dengan kata lain, kebenarannya sudah tidak bisa terbantahkan lagi karena semua orang menyetujuinya.
 
Sedangkan, kalimat opini adalah kalimat yang merupakan pendapat yang dikeluarkan oleh seseorang atau kelompok, sehingga kebenaran dari kalimat tersebut masih dapat diperdebatkan. Dengan kata lain, kebenaran kalimat tersebut belum pasti.
 
Nah, setelah membaca pengertian dari kalimat fakta dan opini di atas, tentunya sampai di sini Sobat telah mengerti konsep dari kedua kalimat ini. Untuk memudahkan Sobat dalam membedakan kalimat fakta dan kalimat opini, tanamkan konsep bahwa kalimat fakta adalah kalimat yang tidak bisa dibantah lagi. Sementara itu, kalimat opini masih dapat dibantah. 


Cara Membedakan Kalimat Fakta dan Opini


Setelah membaca penjelasan di atas, seharusnya Sobat semua telah mengerti bagaimana cara membedakan antara kalimat fakta dan kalimat opini. Namun, bagi Sobat yang masih belum yakin jangan khawatir karena di bawah ini adalah cara – cara membedakan kalimat fakta dan kalimat opini, Selamat membaca !
 
1. Lihatlah kekuatan kebenaran dari kalimat tersebut. Kalimat fakta biasanya didukung dengan data – data, seperti contoh, table, grafik, dan lain – lain. Sedangkan kalimat opini tidak diikuti data melainkan hanya asumsi.
 
Contoh:
  1. Jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan di Indonesia lebih banyak dari penduduk lelaki.  (OPINI)
  2. Populasi penduduk Indonesia terdiri dari 65% perempuan dan 35% laki-laki, sehingga perempuan lebih banyak daripada laki-laki.  (FAKTA)


2. Kalimat fakta bersifat objektif, sedangkan kalimat opini bersifat subjektif.
 
Contoh: 
  1. Danny adalah anak yang sangat aktif dalam organisasi.  (OPINI)
  2. Dany memiliki tinggi tubuh 170 cm dan berat 60 kg.   (FAKTA)

 
3. Kebenaraan kalimat fakta tidak dapat dibantah lagi, sedangkan kebenaran pada kalimat opini masih menimbulkan perdebatan di masyarakat.
 
Contoh:
  1. Hari ini langit terlihat mendung.    (FAKTA)
  2. Lukisan pemandangan itu terlihat sangat menarik dan indah.  (OPINI)
4. Kalimat opini biasanya berupa perkiraan, kemungkinan yang akan terjadi da nisi dari perasaan seseorang. Sedangkan kalimat fakta merupakan kebenaran yang berdasarkan data-data.
 
Contoh:
  1. Menurut Ardi, hari ini akan turun hujan dengan sangat deras.  (OPINI)
  2. Pada hari minggu, tanggal 3 Januari 2015, hujan turun dengan sangat deras.   (FAKTA)

 

5. Pada kalimat opini sering ditemukan kata-kata khusus, seperti menurut,  sangat, semakin, dapat, mungkin, sebaiknya, barangkali, sepertinya, dan lain – lain.
 
Contoh:
  1. Air yang mengalir di Sungai Ciliwung sangat deras.   (OPINI)
  2. Sungai Ciliwung memiliki aliran yang deras, sehingga bisa menghanyutkan rumah penduduk.  (FAKTA)

 

6. Pada kalimat opini juga sering ditemukan kata-kata sifat sifat yang relative, seperti bagus, buruk, enak, lezat, cantik, indah, tinggi, dan lain-lain.
 
Contoh:
  1. Tempe adalah makanan yang paling enak di seluruh dunia.   (OPINI)
  2. Tempe adalah makanan tradisional dari Indonesia.   (FAKTA)

Latihan


Nah Sobat, setelah membaca bagaimana cara membedakan kalimat fakta dan opini di atas, tentunya Sobat sudah paham membedakan kedua kalimat ini, kan ?
 
Baiklah, sekarang coba bedakan kalimat – kalimat di bawah ini, tentukan kalimat mana yang merupakan kalimat fakta dan kalimat opini!
 
1. Hari ini akan turun hujan yang deras.
2. Hujan deras membasahi kota Jakarta dan sekitarnya saat ini.
3. Andi adalah anak yang sangat rajin dan baik kepada semua orang.
4. Pemenang lomba kebersihan kemarin adalah kelasa XII IPA 1
5. Mengkonsumsi singkong sangat lezat apabila ditambah dengan gula.

Jawaban.


Kalimat Fakta : 2, 4
Kalimat Opini: 1, 3, 5


Baca contoh - contoh kalimat fakta dan opini di sini : Contoh kalimat fakta dan opini



Sobat, demikianlah pembahasan artikel kali ini mengenai cara membedakan kalimat fakta dan kalimat opini. Intinya, kalimat fakta adalah kalimat yang benar – benar terjadi, sedangkan kalimat opini adalah kalimat yang belum tentu terjadi.
 
Baiklah, sampai di sini perjumpaan kita kali ini dalam perbedaan kalimat fakta dan kalimat opini. Semoga artikel ini dapat membantu Sobat untuk membedakan kalimat fakta dan kalimat opini. Terimakasih telah membaca dan sampai jumpa pada artikel – artikel menarik lainnya!
Cara Membedakan Kalimat Fakta dan Opini Terbaik | aria nugraha | 5