Pembahasan Kata Interjeksi dan Contohnya Lengkap

.
.
Penjelasan Kata Interjeksi (Kata Seru) dan Contoh Kalimat Interjeksi Legkap - Hay Hay Sobat Bahasa ! Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan kata interjeksi ? dan bagaimanakah contoh-contoh kalimat interjeksi tersebut?

Nah, artikel kali ini akan membantu Sobat semua dalam memahami apa itu kata atau kalimat interjeksi. Baiklah, tanpa berlama-lama lagi, berikut ini adalah pembahasan mengenai kata interjeksi atau kata seru secara detail. Selamat membaca!

A. Pengertian Interjeksi

Interjeksi merupakan kata seru atau ungkapan yang mengungkapkan perasaan si pembicara atau pembaca. Interjeksi juga dapat berupa ungkapan yang menguatkan ekspresi yang ingin diungkapkan penulis atau pembicara kepada pendengar atau pembaca, contohnya ah, aduhai, aduh, dll. Dengan kata lain interjeksi menyatakan sebuah emosi yang diekspresikan dengan satu kata. Meski hanya dengan  satu kata, interjeksi dapat berfungsi seperti sebuah kalimat, karena dengan menggunakan interjeksi penulis atau pembicara telah mengungkapkan seluruh makna atau perasaan mereka. 

Secara umum, interjeksi merupakan bentuk dasar dan tidak berkaitan dengan kata lain. Interjeksi atau yang sering disebut dengan kata seru biasanya mengungkapkan perasaan, marah, benci, sedih, senang, sakit, dan lain-lain. Penempatan kata seru ini berada di awal sebuah kalimat atau hanya satu kata yang kemudian diikuti tanda koma (,). Seperti yang kita ketahui bahwa kata seru ini tidak hanya digunakan dalam bentuk tulisan akan tetapi juga dalam bentuk percakapan. 

Namun, perlu diperhatikan dalam penggunaan Interjeksi kita harus memperhatikan jenis pembicaraan atau tulisan tersebut. Interjeksi biasanya digunakan dalam percakapan atau teks yang tidak formal. Interjeksi cenderung untuk tidak digunakan atau bahkan dihindari dalam konteks formal.
 
Dalam memaknai kata seru, harus diperhatikan intonasi si pembicara jika itu berbentuk spoken atau percakapan. Jika itu berbentuk teks, maka pembaca harus melihat konteks bahasan teks tersebut, karena satu kata seru dapat menghantarkan makna yang berbeda. Sebagai contoh, kata ‘ busyet,’ jika diucapkan dengan intonasi tinggi maka kata itu merupakan ekspresi ‘kekesalan’ sedangkan jika di ucapan dengan intonasi rendah maka kata itu bisa diartikan sebagai ‘kekaguman’.
 

B. Jenis – jenis interjeksi

Kata seru dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain:

1. Berdasarkan bentuknya

Berdasarkan bentuknya, interjeksi dibedakan menjadi:

a. Interjeksi asli
Kata seru asli yang tidak dikaitkan dengan kata lain, seperti: ah, hey, cih, oh, ih, cis, wah, wow, huh, o, duh, dsb.
 
b. Interjeksi kata biasa
Kata seru yang diambil atau berasal dari kata-kata biasa seperti: aduh, ayo, kasihan, bangsat, brengsek, sial, celaka, masa, amboi, sayang tolong, dsb.
 
c. Interjeksi gabungan
Kata seru yang berassal dari gabungan dua kata, seperti: tidak mungkin, apa boleh buat, dsb.
 
d. Interjeksi tiruan bunyi
Kata seru yang berasal dari imitasi bunyi, dengan kata lain interjeksi ini menggunakan bunyi sebagai sebuah alat untuk mengungkapkan perasaan, seperti : brr, bum, krik, brak, cit, dor, brruhh, dsb.
 
e. Interjeksi ungkapan
Kata seru ini sebagian besar dari bahasa keagamaan seperti: alhamdullilah, syukurlah, astaghfirullah subhanallah, puji Tuhan, masya Allah, dsb. 


2. Berdasarkan fungsinya

Berdasarkan fungsinya interjeki bisa dibedakan menjadi:
 
a. Sebagai ungkapan keheranan : amboi, wah, aduh, masa, dll
 
Contoh dalam kalimat :
- Wah, hebat sekali anakmu itu
- Amboi, cantiknya bunga tulip ini
- Masa, tidak mungkin dia membunuh ayahnya sendiri
 
b. Sebagai ungkapan kekesalan : ih, ah, sial, brengsek, bangsat, dll
 
Contoh dalam kalimat :
- Ah, dia lolos lagi
- Sial, dia berhasil mencuri mobil itu
- Bangsat, biar kubunuh orang itu
 
c. Sebagai ungkapan syukur : alhamdullilah, syukurlah, puji Tuhan, untung, dsb
 
Contoh dalam kalimat:
- Alhamdullilah, kamu berhasil memenangkan lomba memasak itu
- Puji Tuhan, masih di beri kesehatan
- Syukurlah, kamu selamat dari kecelakaan itu
 
d. Sebagai ungkapan pengharapan : mudah-mudahan, insyaAllah, semoga,
 
Contoh dalam kalimat :
- insyaAllah, kita bisa bertemu lagi di pertemuan selajutnya
- mudah – mudahan, kita mendapatkan juara 1 di pertandingan mendatang
- semoga, semua yang kita cita-citakan selama ini dapat terwujud

e. Sebagai ungkapan kekagetan: astaga, alamak, masyaAllah, astagfirullah, gila, dsb
 
contoh dalam kalimat:
- astaga, anak siapa ini?
- Alamak, aku lupa membawa buku biologi ku
- Masyaallah, kenapa jadi begini?
 
f. Sebagai ungkapan ajakan : ayo, yuk, mari
 
Contoh dalam kalimat:
- Ayo, kita harus segera masuk kelas
- Yuk, filmnya sudah hampir di mulai
- Mari, kita berdoa bersama-sama
 
g. Sebagai ungkapan panggilan : hey, woy, hai, halo
 
Contoh dalam kalimat :
- Hey, jangan masuk keruangan itu
- Hai, boleh kenalan?
- Woy, jangan lari terlalu cepat



Nah, demikianlah artikel kali ini mengenai kata interjeksi. Intinya, kata nterjeksi atau kata seru adalah sebuah kalimat yang mengungkapkan isi hati atau perasaan seseoarang. Semoga artikel ini dapat menjadi manfaat yang berguna bagi Sobat semua.

Baiklah, sampai di sini perjumpaan kita kali ini mengenai kata interjeksi. Terimakasih telah berkunjung dan membaca. Sampai jumpa lagi dalam artikel-artikel menarik lainnya!
Pembahasan Kata Interjeksi dan Contohnya Lengkap | aria nugraha | 5