Rangkuman: Pengertian & Cara Merangkum yang Baik

.
.
Pengertian, cara membuat, dan contoh rangkuman  - Sobat, tentunya kita pernah diberi tugas oleh guru untuk merangkum, kan? Nah, apasih sebenarnya merangkum itu, dan bagaimana cara merangkum dengan baik dan benar ?

Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai rangkuman, dimulai dari arti merangkum itu sendiri, cara merangkum dengan benar, dan contoh rangkuman. Baiklah, tanpa berlama-lama lagi, selamat membaca!

1. Pengertian rangkuman


Rangkuman merupakan bentuk singkat dari teks fiksi maupun non fiksi. Selain itu, ringkasan berisi ide – ide pokok dari suatu wacana akan tetapi tetap memperhatikan unsur kronologi dan susunan dari ide – ide tersebut. Rangkuman membuat uraian yang panjang menjadi lebih singkat dan proporsional. Rangkuman membuat pembaca lebih mudah menemukan ide – ide pokok dari sebuah teks. 

Rangkuman merupakan cara paling efektif untuk menyajikan teks yang panjang menjadi lebih ringkas, karena ide – ide utama yang dirangkum dari sebuah teks atau wacana tetap dipertahankan, hanya rincian dan ilustrasi saja yang dibuang.
 
Dengan demikian, merangkum berarti suatu kegiatan dimana kita memangkas uraian yang panjang dalam suatu teks menjadi lebih singkat, padat dan jelas tanpa mengabaikan sistematika kronologi dari teks tersebut.
 

2. Langkah - langkah membuat rangkuman


a. Baca teks atau wacana asli


Langkah pertama dalam membuat rangkuman yaitu membaca. Dalam hal ini kita harus membaca teks asli yang akan kita rangkum terlebih dahulu. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mendapat ide utama dan pokok – pokok bahasan yang ada dalam teks. Selain itu teks asli merupakan inti dari bacaan, sedangkan rangkuman adalah bentuk singkat dari wacana tersebut, sehingga apabila kita tidak membaca teks asli secara utuh maka dalam pembuatan rangkuman mungkin akan ada ide – ide yang hilang. 

Selain itu, dengan membaca teks asli kita akan memahami ide – ide yang di bahas dalam wacana tersebut. Jika kita mengeti ide – ide yang di bahas dalam wacana asli maka rangkuman yang kita buat akan mudah di mengerti oleh orang yang akan membaca rangkuman kita.
 

b. Tentukan serta tulis ide – ide pokok teks asli.


Langkah kedua yaitu menentukan ide – ide pokok dari teks asli. Setelah kita membaca teks asli tentu kita mendapatkan intisari dari teks tersebut, setelah itu kita harus tentukan ide – ide mana yang akan kita ambil dan kemudian menulisnya dalm catatan kecil.  Biasanya, ide – ide pokok di ambil dar setiap paragraf dari sebuah wacana. 

Dalam penulisan ide – ide pokok tersebut, sebaiknya mengggunakan kata – kata kita sendiri sehingga lebih mudah di pahami karena kata – kata yang berada dalam teks asli biasanya lebih sulit, sehingga akan lebih baik jika kita menulisnya dengan kalimat yang lebih mudah di pahami.
 

c. Tulis rangkuman


Langkah selanjutnya yaitu, tulis rangkuman. Setelah kita mendapatkan ide – ide pokok berdasarkan lankah kedua, maka kita dapat mulai menulis rangkuman. Seperti halnya langkah dalam langkah kedua, dalam menulis rangkuman kita sebaiknya juga menggunakan kata – kata baru tanpa mengabikan isi yang asli. 

Konten yang terdapat dalam rangkuman harus sama dengan teks asli, perbedaanya hanya lebih singkat dan lebih sederhana. Selain itu, urutannya juga perlu di perhatikan, dengan kata lain kita tidak boleh merubah isi, baik itu mengurangi atau menambah ide.
 

d. Baca ulang rangkuman yang telah kita buat.


Langkah terahir yaitu, membaca ulang ringkasan kita. Setelah selesai menulis rangkiman, maka lebih baik jika kita membaca rangkuman kita kembali. Dengan hal ini kita bisa mengetahui apakah ada hal yang salah atau kurang tepat dalam penulisan kita. Perhatikan juga jika ada kesalahan penulisan, seperti ejaan dan atu tanda baca dalam rangkuman yang telah di tulis.
 

3. Contoh rangkuman


Judul teks :
 
Faktor –faktor penyebab kenakalan remaja
  1. Kenakalan remaja merupakan kegiatan menyimpang yang di lakukan oleh remaja.
  2. Terdapat dua faktor yang menyebabkan kenakalan remaja
  3. Yang pertama yaitu faktor intern, yaitu faktor yang berasal dari dalam diri remaja, terdapat beberapa jenis faktor intern, seperti:Kepribadian, Kondisi fisik, dan Status diri dalam masyarakat.
  4. Faktor yang kedua yaitu extern, merupakan faktor yang berasal dari diri remaja terdapat beberapa jenis faktor intern, seperti: Kondisi keluarga, Kondisi lingkungan, Kondisi geografis, Kesenjangan ekonomi, dan Perubahan sosial budaya.


Nah Sobat, demikianlah artikel kali ini mengenai rangkuman. Intinya, merangkum adalah menulis kembali dengan cara mengambil ide-ide pokok dari dalam suatu teks atau wacana yang kita baca. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Sobat semua. Terimakasih telah membaca dan sampai jumpa kembali pada artikel-artikel menarik lainnya. 

Rangkuman: Pengertian & Cara Merangkum yang Baik | aria nugraha | 5